Pembangunan Ruang Praktek Siswa SMKN 5 Takalar Bagi Kemajuan Pendidikan

  • Share

BN Online, Makassar–-Untuk memajukan dunia pendidikan di Indonesia, tidak terlepas dari sarana prasarana sekolah yang lengkap dan memadai, termasuk di SMKN 5 Kabupaten. Takalar, Sulawesi Selatan.
Salah satunya sarana Ruang Praktek Siswa (RPS) yang merupakan hal penting di sekolah kejuruan.
Sekolah yang dipimpin Hj. Alwiyah, S. Pd. M. Pd itu mendapatkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK), pengadaan satu ruang RPS.
Dana DAK yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan kepada daerah tertentu dengan tujuan untuk membantu mendanai kegiatan khusus yang menjadi urusan daerah dan merupakan prioritas nasional. (Pasal 39 UU No 34 tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah).

Saat di konfirmasi awak media ini, Rabu (23/12-2020). Hj. Alwiyah Selaku Kepala Sekolah SMKN 5 Takalar menjelaskan hal itu upaya kami, di tahun 2019 kami mengajukan bantuan dan realisasinya di tahun 2020 ini berupa pengadaan RPS khusus untuk ruang praktek Automotif. Tahap pertama pencairan (dana) sejak Juli 2020 dan pelaksanaan awal pembangunan semenjak Agustus 2020.
“Selain itu, bahwa sebelum pencairan (dana) ada sosialisasi dan bimbingan teknis dari pihak Dinas ke pihak Sekolah,” paparnya.
Lanjutnya Hj. Alwiyah menjelaskan, pola pencairan DAK tersebut dibagi tiga tahapan yang pertama pencairan dananya sebesar 40 persen, setelah melakukan pelaporan, maka pencairan tahap dua sebesar 30 persen dan yang terakhir sebesar 30 persen.
“Luas bangunan ini sudah sesuai spesifikasi tetapi hal ini sah-sah saja asalkan tidak sebaliknya,” kata Hj. Alwiyah.
Pembangunan RPS ini sudah selesai dan bisa menambah gairah belajar siswa dan meningkatkan prestasi yang lebih baik lagi.
“Perlu diketahui di SMKN 5 Kab. Takalar Sulawesi Selatan, tercatat ada 300 an siswa. Mereka tersebar di dua kompetensi keahlian yang ada seperti tehnik komputer jaringan, Automotif,” tutup Hj. Alwiyah.(Mail)
 

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.