William Hadirkan Megawati dan Sekretaris BMI Sulsel Sebagai Narasumber Pada Sosper Kepemudaan

  • Share

BN Online Makassar–Teringat akan kata-kata Bung Karno Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dan Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.”. Kalimat yang dilontarkan oleh Ir. Soekarno, Presiden pertama Republik Indonesia, ini sering kali terdengar oleh telinga kita.

Kalimat tersebut seperti menggambarkan betapa dahsyatnya kekuatan pemuda sebagai agen perubahan, hal ini disampaikan oleh William anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi PDI Perjuangan saat memberikan pengantar pada kegiatan Penyebarluasan Perda No. 06 Tahun 2019, di Hotel Karebosi Premier Makassar, Minggu (28/02/2021).

Lebih lanjut William menjelaskan bahwa kehadiran Perda ini Pemerintah Daerah harus melakukan koordinasi strategis untuk mengefektifkan penyelenggaraan kepemudaan dalam rangka mengatasi dekadensi moral, pengangguran, kemiskinan dan kekerasan dan bahaya akan narkotika psikotropika dan zat adiktif lainnya.

Sementara itu kegiatan Perda Kepemudaan ini menghadirkan Sekretaris DPD BMI Sul-Sel Raisuljaiz dan Megawati dosen Kopertis Wilayah lX sebagai narasumber.

Raisuljaiz dalam pemaparannya menekankan “bagaimana peran pemuda sebelum kemerdekaan dan setelah kemerdekaan sampai era reformasi sekarang ini.

Di era kepemudaan sekarang ini maka pemuda berperan sebagai agent of change atau agent perubahan. Sebagai agen perubahan, pemuda Indonesia memiliki peranan untuk menjadi pusat dari kemajuan bangsa ini, dengan melakukan kegiatan-kegiatan produktif yang positif.

Kedua, pemuda juga harus menjadi agent pembangunan diberbagai sektor. Dan yang terakhir, pemuda juga harus menjadi agen pembaruan, pemuda Indonesia mempunyai peranan untuk mempertahankan identitas bangsa dengan tetap mengikuti dinamika di era modern seperti sekarang, pungkas Rais.

Lain halnya yang disampikan oleh Megawati, berharap agar keberadaan Perda ini menjadi alat atau sarana pemberdayaan pemuda dengan mengedepankan aspek ideologi, sebagai alat persatuan dan pemersatu, dengan seringnya memberikan pelatihan untuk memenuhi pengembangan sumber daya yang dimilikinya.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan warga Kep. Sangkarrang, Tallo dan Bontoala. (*)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.