Hadirkan Play “N” Learn Timezone, Ketua TP PKK: Jadikan Sebagai Sarana Edukasi Anak dan Orang Tua

  • Share
Caption; Foto ilustrasi yang memperlihatkan seorang anak dengan gembira bermain mandi bola,//* doc/fb.

Suara GMBI | Makassar— Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Jusuf Ismail, menghadiri grand opening Play ‘N’ Learn Timezone di Mal Ratu Indah (MaRI), Jalan Sam Ratulangi, Selasa (21/6/2022).

Play ‘N’ Learn yang baru pertama kalinya dibuka di Makassar ini mengusung konsep edu fun yang menghadirkan sejumlah permainan edukatif yang menarik bagi anak-anak.

Mengamati tiap jenis permainan yang ditawarkan, Indira berharap Play ‘N’ Learn dapat menjadi wadah stimulan anak agar lebih aktif bergerak dan berkreasi sesuai usianya.

“Selamat atas pembukaan Play ‘N’ Learn Timezone. Semoga tempat ini bisa membantu tumbuh kembang anak di Kota Makassar dalam merangsang motorik halus dan kasar anak sehingga bisa percaya diri dalam berkreasi dan menunjukkan kemampuannya,” kata Indira.

Selain itu, dengan hadirnya fasilitas playground ini, Indira berharap menjadi contoh untuk tempat bermain anak lainnya agar menghadirkan program menarik yang mampu menjadi sarana edukasi bagi anak dan orang tua.

“Besar harapan saya di Kota Makassar tempat-tempat bermain anak dengan konsep edukatif seperti ini bisa tumbuh dan berkembang. Menciptakan permainan yang mampu membangun komunikasi antar anak maupun orang tua”, imbuhnya.

General Manager Marketing Timezone Indonesia, Kikie Randini, mengatakan konsep baru ini merupakan bagian dari komitmen Timezone dalam membangun generasi berkualitas.

“Timezone senantiasa mengambil perannya untuk meningkatkan potensi terbaik anak. Olehnya itu, Play ‘N’ Learn ini hadir agar para orang tua menemukan cara bermain pintar melalui program yang tepat,” ucap Kikie.

Sementara itu, General Manager Play ‘N’ Learn Indonesia, Dewi Indrasari, mengatakan konsep yang diusung ini merupakan kurikulum yang telah dirancang cermat para ahli pendidikan di Amerika Serikat dan Singapura.

“Fasilitas arena bermainnya luas dan programnya telah disusun oleh para ahli pendidikan. Jadi, anak-anak akan mempelajari keterampilan hidup sesuai keinginannya yang akan mempertajam pikiran mereka sebagai persiapan menjawab tantangan di masa depan,” ungkap Dewi.(*)

 

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.