Program Menteri Pendidikan, Sinema Mikro Akan Hadir di Tarakan

  • Share
Program Menteri Pendidikan, Sinema Mikro Akan Hadirkan di Tarakan
Caption : Sosok Herman, Sutradara yang meinisiasi lahirnya Sinema Mikro atau layar tancap modern di Kota Tarakan.

SUARA GMBI | TARAKAN –  Dalam waktu dekat Komunitas Tarakan Tempo Doeloe (TTD) akan mengadakan acara memori jaman dulu yang menghadirkan acara bertajuk “Sinema Mikro” dengan tema “Mengangkat dan melestarikan Sejarah Budaya, Adat Istiadat serta Kearifan Lokal Kota Tarakan Melalui Audio Visual”.

Sinema Mikro sendiri adalah pertunjukan pemutaran Film keliling yang akan mengajak masyarakat untuk bernostalgia akan masa-masa pertunjukan Layar Tancap dengan konsep kekinian, acara sinema mikro akan menggabungkan pemutaran Film dan dialog bersama dengan pakar Budaya, para pemerhati seni, konten creator, dan juga pelaku seni yang ada di Tarakan maupun Kalimantan Utara.

Sinema mikro sendiri adalah Program dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia Bapak Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A. dalam Program Dana Indonesiana. Dan syukur Alhamdulillah Komunitas Tarakan Tempo doeloe (TTD) menjadi salah satu  dari ribuan komunitas di Indonesia yang terpilih untuk melaksanakan Acara Sinema Mikro ini, Demikian penuturan Saudara Herman selaku Narahubung acara “Sinema Mikro” di Tarakan.

Baca juga : Ketua DPW PKS Kaltara Jadi Inspektur Upacara

Lebih lanjut Herman menjelaskan bahwa acara Sinema Mikro ini juga akan dilaksanakan secara merata di 4 Kecamatan yang ada di Tarakan dengan berbagai variasi acara yang menyesuaikan dengan audiens dan tema acara.

Sesuai dengan Undang-undang “Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang berbudaya tinggi dan budaya tersebut bernilai bagi peradaban. Negara harus menghargai, melestarikan, melindungi dan mengembangkan kebudayaan nasional.

Seperti yang dikemukakan dalam UUD RI Tahun 1945 pasal 32 ayat (1) disebutkan bahwa“ Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya”.

karena itulah Komunitas Tarakan Tempoe Doeloe tidak hanya melakukan kegiatan yang langsung berhubungan dengan pemeliharaan, pelestarian dan cagar budaya seperti membersihkan Cagar budaya sejarah di berbagai tempat seperti yang sering dilakukan selama ini, tetapi  juga akan melaksanakan acara yang sifatnya entertaintmen dan mengedukasi Masyarakat akan pentingnya Budaya dan Sejarah. Ucap Herman yang biasa di Panggil Herman Geno yang aktif dalam dunia Seni Film di Tarakan, menutup perbincangan dengan Redaksi di sela – sela syuting video IPPM Tarakan di Hutan Wisata Mangroove.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.