Panik Tabrak Beberapa Pengendara Di CPI Pantai Losari, Pelaku Lari Dikejar Polisi, Hingga Menyerahkan Diri

  • Share

SUARA GMBI | MAKASSAR – Telah terjadi tabrak lari di wilayah sekitar pantai losari, dimana sebuah mobil minibus merek toyota avanza dengan nomor kendaraan L 1465 PH melarikan diri setelah menabrak korbannya yang ada di kawasan CPI.

Dimana sebelum pelaku menyerahkan diri ke kantor kepolisian sempat melarikan diri dan terjadi kejar-kejaran di wilayah pantai Losari dan menabrak korbannya lainnya

Ilham yang menjadi salah satu korban menuturkan dirinya dari arah Monginsidi menuju pantai Losari di simpan jalan arif rate.

“Posisi saya pak dari arah Monginsidi masuk ke Jalan Haji bau untuk tujuan ke pantai. Tiba-tiba mobil tersebut dari arah berlawanan haji bau menabrak saya,” ungkapnya kepada iTimes.id Selasa, (13/09/2022).

Lebih lanjut Ilham menjelaskan dirinya dengan cepat lompat dari motornya untuk menghindari tabrakan yang lebih parah terhadap dirinya.

“Jadi saya lompat pak dari motor saya, dari pada saya kenna lebih parah kecelakaan saya langsung lompat dari motor dan kulepas saat sedang berhadap-hadapan.” Jelasnya.

Sementara itu Dinda korban dari pengendara DD 3449 SE dengan merek Honda Scoopy mengalami luka parah dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

Korban lainnya Widi pengendara motor Honda Beat DD 3216 RV menjelaskan dirinya telah mengalami hal serupa.

“Saya juga korban di jalan Haji bau, saya melintas tiba-tiba kendaraan tersebut melanggar dari arah Pantai masuk ke jalan Haji Bau dan menyerempet saya,” Ujarnya.

Tanggapan Pihak Pelaku (Supir) 

Nani selaku pihak keluarga pelaku tabrak lari menjelaskan bahwa adiknya (Yudi) kabur bersama pacarnya lantaran takut di amuk massa setelah terjadi insiden tersebut.

“Dia bukan melarikan diri, hanya panik kasihan karena ditunjuk-tunjuki oleh warga jadi dia menghindar,” Ujarnya.

Dirinya juga menjelaskan dan mengakui semua kesalahan yang telah dilakukan oleh yang bersangkutan dan siap mempertanggung jawabkan segala kerugian dan pengobatan yang telah di alami oleh para korban.

“Namanya musibah, Semuanya bisa di selesaikan secara baik-baik. Kita berharap semuanya bisa di selesai secara kekeluargaan. Saya siap pertanggungjawabkan dan menanggung segala kerusakan yang di alami oleh para korban jika mereka bersedia” Pungkasnya. (*)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.