Pemkot Makassar Dapat Kuota PPPK Sebanyak 749, Tahap Seleksi Menunggu Juknis

  • Share

SUARAGMBI.CO.ID | MAKASSAR – Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) telah menetapkan kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar sebanyak 749 formasi dengan rincian 695 untuk formasi guru dan sisanya sebanyak 54 formasi tenaga teknis dilingkup Pemkot Makassar.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Makassar, Andi Siswanta Attas mengatakan jumlah itu sedikit berkurang dari usulan awal yakni sebanyak 760 formasi menjadi 749.

BACA JUGA: Terima Kunjungan Pengurus GWS, Wali Kota Danny Beberkan Peran Perempuan di Pemkot Makassar

Menurut Siswanta jumlah itu telah disesuaikan dengan besaran kebutuhan untuk pegawai di lingkup Pemkot Makassar.

“Kemenpan mengurangi formasi kuota PPPK untuk Pemkot Makassar sebanyak 11 orang, yang tadinya sebanyak 760 berkurang menjadi 749. Kuota formasi guru tetap, yang dikurangi 11 kuota formasi teknis,” kata Siswanta, Senin (19/9/2022).

BACA JUGA: Teken MoU Pemkot Makassar Dan Pemkot Yogyakarta, Maksimalkan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Siswanta menyebut, meski jatah formasi kuota PPPK telah ditetapkan, namun belum ada petunjuk teknis (juknis) terkait jadwal pelaksanaan seleksi. Hanya saja berdasarkan petunjuk awal Kemenpan RB, seleksi akan dilaksanakan dalam bulan September ini.

“Belum ada juknis pelaksanaannya, tapi diusahakan September. Begitu penjelasan Kemenpan RB,” bebernya.

Selain itu menurut keterangan Siswanta, untuk tahun ini Pemerintah Kota Makassar membuka seleksi seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2022 hanya untuk formasi PPPK. Sedangkan untuk seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini ditiadakan.

“Kami hanya membuka seleksi untuk PPPK. Itu sudah berdasarkan aturan dari pusat,” katanya.

Sementara itu, Pemprov Sulsel mendapat jatah sebanyak 10.587 formasi. Sebanyak 10.385 di antaranya adalah formasi guru, 29 jabatan fungsional kesehatan, dan sisanya sebanyak 173 terdiri dari jabatan fungsional teknis.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Imran Jausi, mengaku belum mengetahui pasti kapan seleksi akan dibuka. Pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak Kemenpan RB

“Kalau tesnya masih menunggu (info), tapi saya perkirakan, insyaallah, biasanya satu bulan dari penetapan jumlah kuota. Berarti sekitar bulan Oktober terbuka,” katanya.(*)

 

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.