Curah Hujan Tinggi, Petugas WTP BBWS-PJ Rutin Pantau Kondisi Waduk

  • Share
Caption : Foto saat pengoperasian pompa penguras Waduk Tunggu Pampang

SUARAGMBI.CO.ID | MAKASSAR,-
Menyusul keluarnya peringatan dini cuaca ekstrem BMKG Sulsel di beberapa Kabupaten/Kota se Sulsel pada hari ini Kamis (1/12) seluruh stakeholder dan masyarakat diharapkan agar meningkatkan kewaspadaan terkait kondisi alam yang mungkin saja dapat berubah sewaktu-waktu.

Untuk itu Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWS-PJ) terus menerus melakukan kontrol dan pengecekan terhadap kondisi muka air di Bendungan, Sungai, dan Waduk yang ada di wilayah kerja BBWS-PJ  sebagai bentuk pelayanan terhadap seluruh masyarakat untuk memberikan informasi serta rasa aman ditengah cuaca ekstrem seperti saat ini.

Caption : Foto mesin Sediment Trap Trash Rack (STTR) yang berfungsi menyaring dan mengangkat sampah dari dalam Waduk.

Baca Juga : Antisipasi Banjir di Makassar BBWS-PJ Lakukan Pengerukan Sedimen Waduk Tunggu Pampang; LSM GMBI Sulsel Beri Apresiasi

Salah satu Barang Milik Negara (BMN) yang dikelola oleh BBWS Pompengan Jeneberang yang rutin dilakukan pengecekan terkait kondisi muka air adalah Waduk Tunggu Pampang (WTP) yang terletak di Kecamatan Manggala Kota Makassar, Sulsel.

Sebagai pengendali banjir di Kota Makassar, Waduk Tunggu Pampang (WTP) berfungsi menahan aliran besar dari banjir masuk (inflow) dan dilepaskan (outflow) dengan debit air yang lebih rendah sehingga tidak terjadi banjir pada hilir sungai dan meluap ke Kota Makassar.

Untuk diketahui, Waduk Tunggu Pampang saat ini memiliki genangan seluas 3,36 Ha dengan daya tampung air sebesar 1.080.000 M³.

Baca Juga : Curah Hujan Tinggi BBWS Pompengan Jeneberang Respon Cepat, Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana

Selain itu Waduk Tunggu Pampang juga memiliki bangunan pelimpah (Spillway) yang berfungsi sebagai pengaman terhadap bahaya air yang melimpah (overtopping). Saat ini Top spillway WTP +1.30 Meter sedangkan Top jalan +2.50 Meter

Waduk Tunggu Pampang juga dilengkapi dengan pompa penguras sebanyak 3 unit serta memiliki satu mesin Sediment Trap Trash Rack (STTR)  yang berfungsi untuk mengangkat semua sampah yang terdapat dalam waduk saat pompa dioperasikan.

Caption : Foto pintu pengatur air Waduk Tunggu Pampang yang di akan dibuka sewaktu-waktu saat dibutuhkan.

Selain itu terdapat 2 buah pintu air dengan sistem pengoperasian
pada musim hujan yakni pada saat elevasi air pada saluran masuk lebih tinggi dibanding elevasi air waduk sehingga air masuk ke dalam waduk melalui pelimpah/spillway.

Baca Juga : BMKG Sulsel Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Beberapa Wilayah Dalam 3 Hari Kedepan

Informasi yang diterima dari Koordinator Waduk Tunggu Pampang, adapun pengaturan pengeluaran air dari Waduk yakni jika elevasi air disaluran dan waduk sama, maka pintu pengatur akan dibuka sehingga air waduk akan keluar bersamaan turunnya elevasi air disaluran keluar. Pompa penguras dioperasikan untuk mengatur volume air waduk dan menambah cadangan tampungan untuk banjir selanjutnya.

Gunawan menyampaikan bahwa saat ini pihaknya terus siaga 24 jam di lapangan guna memantau kondisi air yang masuk ke dalam Waduk Tunggu Pampang dan akan memberikan informasi terbaru terkait situasi dan kondisi waduk terutama dimusim hujan seperti saat ini.

Caption : Foto bangunan pelimpah (Spillway) yang berfungsi sebagai pengaman terhadap bahaya air yang melimpah (overtopping).

“Situasi dan kondisi Waduk Tunggu Pampang saat ini masih terpantau normal (aman), kami seluruh petugas dilapangan akan selalu standby dan memberikan info dan perkembangan terbaru terkait WTP,” Tutur Gunawan saat dihubungi awak media pada Kamis (1/12/2022).

Baca Juga : Eksekusi Lahan Di Pallangga Berlangsung Panas, Tiga Orang Diamankan Petugas Kepolisian

Lebih lanjut Gunawan juga mengirimkan data terbaru terkait kondisi muka air saat ini Kamis (1/12) di Waduk Tunggu Pampang.

“Data pukul 08.00 wita
Elevasi sungai +1.14
Elevasi waduk +0.95
Cuaca gerimis
Kondisi Aman” Tulis Gunawan melalui pesan WhatsApp yang dikirim ke awak media.(*)

 

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *