Perkuat Kolaborasi untuk Masa Depan yang Lebih Berkelanjutan: Koboy dari Timur Kunjungi BBWS Pompengan Jeneberang

  • Share
Caption; Foto Kabag Umum dan Tata Usaha BBWS-PJ, Mat Nasir (kiri) bersama dengan Andi Tenri Sangka (kanan) di Kantor BBWS-PJ
SUARA GMBI, Makassar — Aktivis lingkungan hidup sekaligus tokoh masyarakat asal Kabupaten Sidrap, Andi Tenri Sangka, yang juga akrab disapa “Koboy Dari Timur,” melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang. Kunjungan ini tidak hanya menjadi formalitas belaka, tetapi juga diisi dengan diskusi yang penuh makna bersama Kabag Umum dan Tata Usaha BBWS Pompengan Jeneberang, Mat Nasir SH M.S.P.
Dalam kesempatan itu, Andi Tenri Sangka mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Mat Nasir atas sambutan hangat dan keramahannya.
“Terima kasih Pak KTU BBWS atas sambutan hangatnya, semoga diskusi singkat hari ini dapat membawa keberkahan untuk masa depan anak cucu kita,” ujarnya.
Baca juga: Suami Tega Habisi Istri Pertama dan Kubur di dalam Rumah, Kini Muncul Kabar Istri Kedua juga Bernasib Buruk
Baca juga: Halal Bihalal Alumni SMANSA 81, Danny Pomanto Ajak Alumni Tebar Kebaikan di Usia Lanjut
Pertemuan ini tidak hanya membahas pengelolaan sumber daya air, tetapi juga membahas potensi kerjasama strategis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Diskusi ini menjadi forum penting untuk saling bertukar pandangan dan mencari solusi atas beberapa tantangan dalam pengelolaan sumber daya alam khususnya di Sulawesi Selatan.
Kunjungan dan diskusi ini diharapkan menjadi titik tolak untuk kerjasama yang lebih erat di masa depan, khususnya dalam proyek-proyek yang berkaitan dengan pengelolaan dan konservasi sumber daya air yang berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan visi jangka panjang untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Melalui langkah-langkah ini, Andi Tenri Sangka dan BBWS Pompengan Jeneberang berharap dapat terus memperkuat kolaborasi dan meningkatkan upaya mereka dalam menghadapi isu-isu lingkungan.
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *