Beri Layanan Memuaskan, KM Sinabung Dapat Apresiasi Dari Masyarakat Pengguna Jasa Angkutan Laut

  • Share

SUARAGMBI.CO.ID | MAKASSAR –PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) patut berbangga dengan kehadiran salah satu armadanya yakni KM Sinabung yang melayani perjalanan via laut dengan rute Surabaya, Makassar, Bau-bau, Banggai, Bitung, Ternate, (Babang) Bacan, Sorong, Manokwari, Biak, dan Jayapura.

KM Sinabung memiliki kru sebanyak 128 orang dan di nakhodai oleh Capt Benni Andrian yang merupakan salah satu kapal penumpang milik PT Pelni yang melayani pelayaran dengan rute dari Indonesia bagian barat menuju Indonesia bagian timur dan dari arah sebaliknya.

Awak media bersama pimpinan LSM GMBI Wilter Sulsel yang ikut serta dalam pelayaran dari Surabaya ke Makassar mencoba menemui awak kapal dan diterima dengan baik di anjungan kapal oleh Capt. Ari Sujadi selaku Mualim I KM Sinabung pada Jumat (2/9/2022).

Caption: foto suasana didalam kapal, tangga penghubung antara deck 4 dan deck 5 yang lantainya kelihatan bersih dan nyaman.(doc by Rahma)

Dalam keterangannya Ari Sujadi mengungkap berbagai tantangan, hambatan dan kendala yang sering dijumpai oleh kru kapal dalam setiap pelayaran.

“Kendala kita memang selama ini tergantung dari karakter dan tingkat sumber daya manusia (SDM) atau kesadaran penumpang itu sendiri ya pak, seperti contohnya kita sudah pasang berbagai sticker larangan, arahan juga, ataupun yang disampaikan langsung lewat pengeras suara didalam kapal agar penumpang bisa menjaga ketertiban dan aturan selama dalam pelayaran demi keselamatan bersama”, ungkap Ari memberi keterangan kepada awak media.

“Contoh kecil misalnya merokok ya pak, kan gak boleh dalam ruangan kapal merokok, juga mengecas handphone dan peralatan elektonik lainnya gak boleh sembarangan atau terlalu banyak, apalagi sambung menyambung kabel karena berbahaya ya pak, bisa menimbulkan kebakaran di dalam kapal termasuk himbauan larangan membuang sampah ke laut”, lanjut perwira kapal ini saat ditanya oleh awak media mengenai kendala dalam pelayaran.

Caption: foto (kiri) memperlihatkan ABK yang selalu sigap membersihkan sampah yang ada di dalam ruangan kapal, (kanan) foto kondisi kamar mandi dengan lantainya yang cukup bersih.

Menurut Ari semua yang menjadi himbauan selama dalam pelayaran sebagai bentuk tanggung jawab kru kapal serta upaya untuk memberikan kesadaran kepada para masyarakat khususnya para penumpang demi keselamatan selama dalam pelayaran

“Kita himbau terus, kita arahkan lewat informasi setiap saat ya pak, mungkin bapak sering dengar sendiri himbauan itu, semua kita informasikan, tetapi ya kadang namanya penumpang ya pak, ada yang secara sadar ada juga yang masih kurang”, beber Ari kepada awak media.

“Kita ini kan melayani jasa ya pak, jadi penumpang itu kami anggap sebagai raja, yang penting sesuai prosedur ya pak, apa yang menjadi hak dari para penumpang semua kami maksimalkan pelayanan, termasuk juga kalau ada masukan atau kritikan dan komplain, silahkan disampaikan untuk perbaikan kami kedepan”, ujarnya saat wawancara dengan awak media SuaraGMBI dalam pelayaran dari Surabaya ke Makassar.

Ari Sujadi juga mengharapkan segala kritikan yang diberikan hendaknya disampaikan secara profesional, dan bukan sekedar hanya untuk mencari kesalahan semata.

Caption: foto suasana para penumpang kelas ekonomi di deck 4 sedang beristirahat malam dan menikmati layanan KM Sinabung yang terlihat nyaman dan bersih (doc by rahma)

“Kita bukan tidak mau dikoreksi ya pak, tapi sebaiknya dalam menyampaikan kritik jangan asal mengkritik hanya untuk mencari-cari kesalahan, dikondisikan dengan keadaan juga mengingat kapal kita juga kan sudah tua, mungkin sekitar 25 tahun sudah ada, tapi tetap itupun bukan menjadi alasan bagi kami, kami tetap bekerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dari perusahaan kami, kita sebagai pekerja dikapal tetap kita layani semua secara maksimal, mulai dari servis makannya, dari segi tempat tidurnya, dari kamar mandinya, dari keamanannya, seandainya masih ada yang komplain ya silahkan dimana, karna itu merupakan haknya penumpang juga”, beber perwira pelayaran asal Jawa Barat ini memberikan penjelasan kepada awak media.

“harapan saya pribadi sebagai perwira, sebagai koordinator dalam kapal KM Sinabung bahwa apa yang kita laksanakan disini mudah-mudahan terpenuhi semua bentuk pelayanan kami kepada masyarakat, kami juga terimakasih kepada bapak-bapak atas perhatian dan apresiasinya terhadap pelayanan kami sebagai anak buah kapal KM Sinabung yang bapak sudah rasakan sendiri tanpa bermaksud membanding-bandingkan dengan kapal yang lain”, ujar Capt. Ari saat ditanya tentang harapannya kepada masyarakat.

Sementara itu sebagai seorang pimpinan dari lembaga sosial kontrol di Wilayah Sulsel, Ketua LSM GMBI Wilayah Teritorial Sulsel Drs Sadikin S didampingi Sekwil Rahmawati menyampaikan rasa syukur dan terimakasihnya kepada pihak PT Pelni khususnya seluruh kru KM Sinabung yang tetap konsisten dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat khususnya para pengguna moda transportasi laut.

“Tentunya kami sangat apresiasi sekali ini tata kelola dan manajemen dari kru kapal KM Sinabung, apa yang kami alami dan rasakan sendiri selama dalam pelayaran ini tentunya sebagai sosial kontrol sekaligus pimpinan sebuah perusahaan media online membuat kami menyampaikan rasa terima kasih sekaligus memberikan support kepada seluruh kru kapal yang sudah bekerja maksimal memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat pengguna kapal laut”, ulas Sadikin saat diminta kesan-kesannya selama dalam pelayaran bersama KM Sinabung.

Caption: foto deck bagian luar KM Sinabung yang sangat bersih dan bebas dari sampah (doc by Rahma)

Diruangan terpisah awak media mencoba meminta pendapat dari salah seorang penumpang kelas ekonomi, Suratman (57 tahun) saat diminta tanggapannya oleh awak media mengaku sering bepergian dengan kapal laut dan merasakan sendiri kualitas pelayanan dari KM Sinabung yang cukup memuaskan jika dibandingkan dengan kapal lain yang pernah dia tumpangi.

“Saya ini kan orang Suroboyo ya mas, tapi banyak keluarga saya di timur (indonesia timur*red), setiap tahun kadang lima (5) sampai enam (6) kali bolak balik Suroboyo Makassar, itu kalau naik kapal macam-macamlah dikapal itu (kondisi*red) ada yang kamar mandi banjirlah, baulah, air gak ngalir, sampai pernah saya tidurnya di bagian luar kapal karena gak tahan itu pengap dan bau di dalam”, ujar Suratman yang mengaku sebagai seorang pedagang, saat ditanya pengalamannya naik kapal laut.

“Tapi ini kok bisa bagus terus ya (KM Sinabung*red) pelayanan juga bagus, selalu bersih juga saya lihat, makanya saya itu kalau pergi-pergi ya nunggu ini dulu jadwal Sinabung baru ta’ suruh anak-anak pesanin saya tiket”, lanjutnya dengan logat jawa timur yang kental.

Caption: suasana dalam ruang makan kelas 1 dan kelas 2 yang nyaman dengan pelayanan yang ramah dari para ABK yang bertugas.(doc by Rahma)

Pantauan awak media suasana dalam kapal terlihat begitu nyaman, bersih dan tertib selain itu juga setiap saat terdengar informasi dari pengeras suara yang berisi pesan dan himbauan kepada para penumpang agar mematuhi segala tata tertib selama dalam.pelayaran.

Ruangan yang ada disetiap lantai (deck) juga terlihat bebas dari sampah demikian juga fasilitas di setiap kelas terlihat masih terawat dan terjaga kebersihannya, seperti kamar mandi, kasur penumpang kelas ekonomi maupun ruangan khusus tempat ibadah umat muslim (mushollah) yang terdapat di bagian belakang kapal terlihat bersih dan nyaman.

“Yo mudah-mudahan bisa terus seperti ini yo mas, biar nyaman kalau naik ini, kan enak juga kalau pas lagi capek terus bisa istirahat dikapal gak terganggu dengan bau dan awut-awutan, tertib, terawat yo semua juga pasti seneng yo mas”, tutup Suratman mengakihiri obrolannya dengan awak media.(*)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.